Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga
Jun2026
Dibuka
31 Kali
Rembug Warga Desa Pagerandong Bahas Persiapan Menyambut Bulan Muharram
Pagerandong – Pemerintah Desa Pagerandong bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa, dan perwakilan warga menggelar rembug warga untuk membahas persiapan menyambut datangnya Bulan Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan tersebut bertujuan untuk menyatukan langkah dan memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menyelenggarakan rangkaian kegiatan keagamaan di desa.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa Desa Pagerandong akan mengadakan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus memohon keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat desa. Acara ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Selain doa bersama, warga juga sepakat untuk mengadakan Haul Kepala Desa Pertama Desa Pagerandong, Eyang Raden Wiryamenggala. Kegiatan haul ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa beliau yang telah meletakkan dasar pembangunan serta memimpin Desa Pagerandong pada masa awal berdirinya pemerintahan desa.
Dalam musyawarah tersebut dibahas pula berbagai persiapan teknis, mulai dari susunan acara, tempat pelaksanaan, konsumsi, hingga pembagian tugas kepada panitia dan unsur masyarakat. Seluruh peserta rembug warga menyatakan kesiapan untuk bergotong royong demi kelancaran dan kesuksesan kegiatan.
Kepala Desa Pagerandong menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga sebagai sarana untuk mengenang sejarah desa dan meneladani perjuangan para pendahulu. Melalui doa bersama dan haul, masyarakat diharapkan dapat mengambil hikmah serta memperkuat semangat persatuan dalam membangun desa.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, masyarakat Desa Pagerandong optimistis rangkaian kegiatan menyambut Bulan Muharram dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh warga. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud pelestarian nilai-nilai budaya, sejarah, dan tradisi keagamaan yang telah lama hidup di tengah masyarakat Desa Pagerandong.

